Jakarta, 23 Maret 2026 – Festival Balon Terbang Wonosobo 2026 (atau Festival Mudik Balon Udara Wonosobo 2026) resmi bergulir mulai hari ini, Sabtu (22/3/2026), dan berlangsung hingga 29 Maret 2026. Acara tahunan yang menjadi ikon tradisi mudik Lebaran ini digelar di 23 lokasi berbeda se-Kabupaten Wonosobo, dengan puncak meriah di Alun-Alun Wonosobo pada 29 Maret 2026 bertema “Tradition in The Sky and Celebration on The Ground”.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo memastikan tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, dengan rencana 45 balon udara tradisional menghiasi langit pada puncak acara. Penerbangan balon biasanya dimulai pukul 06.00 WIB setiap harinya.
Jadwal Lengkap Festival Balon Terbang Wonosobo 2026
Festival ini tersebar di berbagai desa dan kecamatan untuk menyambut pemudik. Berikut daftar lokasi dan jadwal resmi (berdasarkan pengumuman Dinas Pariwisata Wonosobo dan sumber terverifikasi):
- 22 Maret 2026: Gemblengan Garung, Lumajang Watumalang, Wonolelo Wonosobo
- 22-23 Maret 2026: Butuh Kalikajar
- 22-25 Maret 2026: Tanjungsari Land Sepuran, Kembaran Kalikajar
- 23 Maret 2026: Sumberdalem Kertek
- 23-24 Maret 2026: Bumireso Wonosobo, Karangluhur Kertek, Semayu, Mendala Bumireso
- 23-26 Maret 2026: Simbang
- 24 Maret 2026: Mudal Mojotengah
- 26 Maret 2026: Kalibeber Mojotengah, Lamuk Kalikajar
- 27-28 Maret 2026: Gondang Watumalang, Tempelsari Kalikajar
- 28 Maret 2026: Tumenggungan Selomerto
- 29 Maret 2026 (Puncak): Alun-Alun Wonosobo (45 balon udara + hiburan lengkap)
Acara di setiap lokasi dimulai pagi hari dan biasanya berlangsung hingga siang, disertai bazar UMKM serta pertunjukan kesenian.

Daftar Lokasi Utama & Tips Menikmati
Festival ini bukan hanya di satu titik, melainkan roaming di 23 desa. Lokasi unggulan tahun ini meliputi:
- Tanjungsari Land Sepuran & Kembaran Kalikajar (paling ramai, 22-25 Maret)
- Semayu & Bumireso (23-24 Maret, view Gunung Sindoro-Sumbing)
- Alun-Alun Wonosobo (puncak 29 Maret – paling megah)
Tips: Datang pagi sebelum pukul 06.00 WIB untuk spot terbaik. Hindari macet dengan menggunakan transportasi umum atau parkir di luar area. Bawa kamera dan nikmati bazar UMKM lokal.
Nuansa Tradisi & Implikasi Pariwisata
Festival ini merupakan warisan budaya Wonosobo yang menyambut pemudik Lebaran dengan balon udara tradisional (bukan hot air balloon modern). Tradisi “ngumbulna balon” ini dipercaya membawa berkah dan kegembiraan. Tahun ini, dengan 23 lokasi, diharapkan menarik ratusan ribu wisatawan.
Implikasi positif:
- Dorong ekonomi lokal melalui UMKM dan homestay.
- Tingkatkan kunjungan wisatawan ke Wonosobo saat mudik.
- Melestarikan tradisi sambil promosi pariwisata berkelanjutan.
Edge case yang perlu dicermati: Cuaca hujan bisa membatalkan penerbangan, sehingga pantau update dari Dinas Pariwisata. Keramaian di 23 titik juga berpotensi macet, jadi rencanakan perjalanan dengan baik.
“Festival ini menjadi magnet wisatawan saat mudik Lebaran,” kata Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo.
NusantaraNetwork.com akan terus mengupdate jadwal harian Festival Balon Terbang Wonosobo 2026 serta tips wisata terkini. Pantau terus berita pariwisata Jawa Tengah!





