Teheran – Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa sebagian besar tujuan perang telah hampir tercapai setelah 40 hari konflik berkepanjangan. Iran juga mengumumkan kesiapan mengadakan negosiasi di Islamabad dengan syarat ketat, sementara Amerika Serikat disebut telah menyetujui 10 poin tuntutan utama Teheran sebagai syarat gencatan senjata.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Sekretariat Jenderal Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, disebutkan bahwa rakyat Iran telah memberikan dukungan penuh melalui perlawanan putra-putra mereka di medan perang. Meskipun musuh telah memohon gencatan senjata selama lebih dari sebulan, Iran menolak semua permintaan tersebut karena keputusan strategis untuk melanjutkan perang hingga tujuan tercapai, termasuk mendorong musuh ke dalam penyesalan dan menghilangkan ancaman jangka panjang.

“Hari ini merupakan hari ke-40 perang. Iran telah menolak beberapa kali tenggat waktu yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat dan secara konsisten menyatakan bahwa kami tidak terikat pada tenggat waktu musuh,” tegas pernyataan tersebut.

Iran menegaskan bahwa putra-putra pemberaninya telah mendorong musuh ke dalam “ketidakmampuan historis dan kekalahan permanen”. Keputusan untuk melanjutkan pertempuran hingga pencapaian utama dikonfirmasi didukung konsensus penuh rakyat Iran, dengan tujuan membentuk persamaan keamanan dan politik baru di kawasan berdasarkan pengakuan kekuatan dan kedaulatan Iran serta poros perlawanan.

Negosiasi di Islamabad dan Persetujuan AS terhadap 10 Poin Tuntutan

Sesuai arahan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei dan persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Iran memutuskan untuk mengadakan negosiasi di Islamabad guna menyelesaikan rincian kesepakatan. Negosiasi ini akan dilakukan dengan syarat: dalam jangka waktu maksimal 15 hari, kemenangan Iran di lapangan harus dikonfirmasi secara politik.

Iran juga menyampaikan 10 tuntutan utama sebagai syarat gencatan senjata, antara lain:

  1. Komitmen non-agresi
  2. Kelanjutan kontrol Iran atas Selat Hormuz
  3. Pengakuan hak Iran untuk pengayaan uranium
  4. Pencabutan semua sanksi primer
  5. Pencabutan semua sanksi sekunder
  6. Penghentian semua resolusi Dewan Keamanan PBB
  7. Penghentian semua resolusi Dewan Gubernur
  8. Kompensasi pembayaran kepada Iran
  9. Penarikan pasukan AS dari kawasan
  10. Pengakhiran perang di semua front, termasuk Lebanon

Menurut pernyataan pihak Iran, Amerika Serikat telah setuju dengan 10 poin tuntutan tersebut jika gencatan senjata terjadi. Negosiasi di Islamabad dijadwalkan mulai dalam waktu dekat untuk menyelesaikan detail teknis.

“Dalam konteks ini, Iran sambil menolak semua proposal yang diusulkan, telah memutuskan untuk mengadakan negosiasi di Islamabad… asalkan dalam jangka waktu maksimal 15 hari, kemenangan Iran di lapangan akan dikonfirmasi secara politik melalui negosiasi,” bunyi pernyataan resmi tersebut.

Konteks dan Perkembangan Terkini

Pernyataan ini muncul di tengah mediasi Pakistan yang intensif untuk memfasilitasi dialog antara Iran dan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump sebelumnya memberikan tenggat waktu keras kepada Iran, disertai ancaman serangan terhadap infrastruktur penting jika Teheran tidak memenuhi tuntutan terkait Selat Hormuz dan penghentian konflik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi langsung dari pemerintah Amerika Serikat mengenai klaim persetujuan terhadap 10 poin tuntutan Iran. Namun, sumber-sumber Iran menyebut persetujuan tersebut sebagai hasil dari keunggulan posisi Teheran di medan perang dan ketidakmampuan musuh melaksanakan ancamannya sepenuhnya.

Konflik yang telah berlangsung lebih dari 40 hari ini telah memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah, termasuk jalur perdagangan internasional melalui Selat Hormuz.

Artikel ini akan terus di-update sesuai perkembangan diplomatik dan medan perang terkini.