Pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang Taiwan memicu protes keras dari pemerintah China. Beijing menilai ucapan Takaichi merupakan provokasi yang melanggar komitmen Jepang dalam Komunike Bersama 1972.Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, bahkan mengunggah poster berbahasa Inggris dan Jepang pada Minggu, 16 November 2025, isinya mengingatkan Tokyo agar menghormati komitmennya, siapa pun pemerintah yang berkuasa.Sementara kantor berita resmi China, Xinhua, menilai.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2025/11/17/687063/blunder-soal-taiwan-jepang-terancam-kehilangan-rp237-triliun-dari-china