Jakarta- Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim melakukan kunjungan khusus ke Jakarta dan bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat (27/3/2026). Pertemuan bilateral ini membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara serumpun serta isu keamanan regional di tengah eskalasi konflik di Asia Barat, khususnya dampak perang Iran-Israel terhadap stabilitas kawasan dan perekonomian global.

Anwar tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma sekitar pukul 15.45 WIB dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono. Setelah upacara penyambutan resmi dengan pasukan kehormatan, Anwar langsung menuju Istana Merdeka untuk bertemu Prabowo. Pertemuan berlangsung tertutup dan berlangsung hangat, mencerminkan hubungan erat antara kedua pemimpin.

Menurut keterangan dari pihak Malaysia, pertemuan ini difokuskan pada perkembangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk situasi di Palestina dan Iran, serta implikasinya terhadap stabilitas regional dan global. Kedua pemimpin juga membahas upaya ASEAN untuk menjaga kelancaran jalur perdagangan internasional yang terancam akibat konflik tersebut.

PM Anwar Ibrahim menyatakan pertemuan tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk membahas isu krusial tersebut. “Insya Allah, pertemuan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membincangkan perkembangan konflik Asia Barat yang kian meruncing,” ujar Anwar Ibrahim seperti dikutip dari pernyataannya sebelum pertemuan.

Dalam konteks serupa dari pembicaraan telepon sebelumnya, Anwar juga menegaskan dukungan Malaysia terhadap upaya diplomasi yang digagas Presiden Prabowo. Ia menyokong langkah Prabowo untuk berkomunikasi langsung dengan pihak Amerika Serikat dan Republik Islam Iran guna mencapai penghentian pertempuran segera serta perdamaian yang berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto, yang menyambut Anwar dengan penuh keakraban, menekankan pentingnya solidaritas negara-negara ASEAN dalam menghadapi gejolak global. Meski tidak ada kutipan langsung dari Prabowo yang dirilis secara resmi hingga berita ini diturunkan, kedua pemimpin sepakat menyerukan pendekatan damai melalui jalur diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut yang dapat mengganggu keamanan regional dan kesejahteraan masyarakat di Asia Tenggara.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Malaysia, termasuk isu-isu perbatasan dan kolaborasi ekonomi di tengah ketidakpastian global akibat konflik Iran-Israel.

Kunjungan Anwar Ibrahim ini merupakan kunjungan pertamanya ke Jakarta pada 2026 atas undangan langsung Presiden Prabowo, menyusul pembicaraan telepon keduanya pada 23 Maret 2026 yang juga membahas isu serupa.