
Musim Kemarau tak Lagi Mengkhawatirkan, Sebanyak 23 Embung Bojonegoro Siap Tampung Air Hujan
NUSANTARANETWORK.COM-Sebanyak 23 embung atau waduk kecil di berbagai wilayah Bojonegoro kini kembali berfungsi optimal setelah seluruh proses normalisasi selesai dilaksanakan. Program ini memberikan kabar baik bagi petani dan masyarakat di wilayah pelosok yang selama ini mengandalkan embung sebagai sumber air irigasi dan kebutuhan ternak.
Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro, Bungku Susilowati, menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas tampungan air yang sempat berkurang akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan agar embung dapat menampung air hujan secara maksimal, terutama sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
“Dulu embung cepat kering karena endapan lumpur yang menebal. Setelah dikeruk, kapasitasnya jauh lebih besar. Contohnya, Embung di Desa Pajeng kini mampu menampung hingga 19 ribu meter kubik air,” ujar Bungku Susilowati, Selasa (6/1/2025).
Ia menambahkan, keberhasilan normalisasi diharapkan dapat membantu petani lebih tenang saat memasuki musim tanam. Pasokan air yang tersedia di sekitar lahan pertanian akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian desa.
Sebanyak 23 embung di 23 desa telah selesai dinormalisasi dan seluruh pekerjaannya mencapai 100 persen. Dengan rampungnya seluruh pekerjaan tersebut, embung-embung di Bojonegoro kini berfungsi lebih efektif dalam menampung air hujan dan menjaga ketersediaan air sepanjang tahun. Pemerintah daerah berharap hasil normalisasi ini dapat memperkuat sistem pertanian berkelanjutan serta mendukung ketahanan pangan daerah.
Berikut daftar lengkap lokasi dan volume pekerjaan:
| No | Lokasi Embung | Kecamatan | Volume (m³) |
|---|---|---|---|
| 1 | Pajeng | Gondang | 19.146 |
| 2 | Sumberwangi | Kanor | 6.900 |
| 3 | Duwel | Kedungadem | 10.919 |
| 4 | Sumbergede | Kepohbaru | 2.500 |
| 5 | Kedungadem (Tahap I) | Kedungadem | 624 |
| 6 | Teleng | Sumberrejo | 3.600 |
| 7 | Wotan (Lokasi 1) | Sumberrejo | 4.455 |
| 8 | Wotan (Lokasi 2) | Sumberrejo | 29.300 |
| 9 | Gading | Tambakrejo | 11.000 |
| 10 | Megale | Kedungadem | 11.500 |
| 11 | Tlogohaji | Sumberrejo | 6.200 |
| 12 | Klino | Sekar | 4.755 |
| 13–17 | Bobol (5 lokasi) | Sekar | Masing-masing 1.000 |
| 18 | Sendangrejo (Lokasi 1) | Tambakrejo | 9.600 |
| 19 | Sendangrejo (Lokasi 2) | Tambakrejo | 5.586 |
| 20 | Wotan (Lokasi 3) | Sumberrejo | 60.000 |
| 21 | Katur | Gayam | 7.500 |
| 22 | Kanten | Trucuk | 12.750 |
| 23 | Kedungadem (Tahap II) | Kedungadem | 6.000 |
