Wacana merger Grab dan GoTo terus menjadi sorotan publik. Tidak hanya media nasional, Financial Times turut menyoroti potensi penggabungan dua raksasa teknologi Asia Tenggara tersebut. Media berbasis London itu mencatat bahwa jika merger terjadi, entitas baru itu dapat menguasai hingga 90 persen pasar ride-hailing Indonesia, menjadikannya pemain dominan di kawasan.