.jpg)
Inovasi bahan bakar alternatif berbasis limbah jerami bernama Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos (Bobibos) terus menuai sorotan publik.Sejumlah pakar menilai temuan ini patut diapresiasi, namun tetap harus melalui uji kelayakan yang ketat sebelum diproduksi dan digunakan secara massal.Pakar energi Universitas Islam Riau (UIR), Ira Herawati, mengatakan Bobibos merupakan angin segar bagi upaya pemenuhan kebutuhan energi nasional.Meski demikian, ia menegaskan inovasi tersebut harus dibuktik.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2025/11/15/686905/bobibos-memang-inovasi-tapi-butuh-uji-kelayakan





