Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menyita sebuah kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall bernama Talara, yang tengah berlayar dari Uni Emirat Arab menuju Singapura.Pengumuman ini disampaikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Sabtu, 15 November 2025 waktu setempat seperti dikutip dari kantor berita resmi IRNA.Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan kapal tersebut mengangkut 30.000 ton petrokimia. Mereka mengklaim telah memantau pergerakan kapal itu sebelum operasi dilakukan.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2025/11/16/686959/iran-akui-sita-kapal-tanker-asing-di-selat-hormuz