Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI) Rasminto mengingatkan agar perang narasi yang kerap mengiringi peristiwa bencana alam tidak menggeser perhatian publik dari hal yang paling mendasar, yakni keselamatan warga dan pembenahan akar penyebab bencana.Pernyataan itu disampaikan Rasminto dalam diskusi Green Diplomacy Network bertajuk Quo Vadis Konstitusi dan Krisis Ekologis: Belajar dari Bencana Hidrometeorologi Sumatera di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.Menurut Rasminto, dalam banyak.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2025/12/24/691411/perang-narasi-isu-bencana-harus-disikapi-lebih-bijak