Kinerja Emas vs Kripto di 2025: Emas Jadi Bintang

Kinerja Emas vs Kripto di 2025: Emas Jadi Bintang

3 Januari 2026 • Penulis: Yunus

NUSANTARANETWORK.COM-Pada tahun 2025, dunia investasi menyaksikan pergeseran menarik di mana aset tradisional seperti emas berhasil mengungguli aset digital seperti kripto, khususnya Bitcoin. Emas mencatatkan kenaikan hingga 66%, sementara Bitcoin justru mengalami penurunan atau pertumbuhan yang minim. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah tren ini akan berlanjut di tahun 2026? Dalam artikel ini, kita akan mengulas data kinerja tahun lalu, faktor-faktor pendorongnya, serta proyeksi untuk tahun ini berdasarkan analisis terkini.

Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi emas. Harga emas naik lebih dari 55% dan bahkan mencapai rekor baru di atas $4.000 per ounce pada Oktober. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran perdagangan global, pembelian besar-besaran oleh bank sentral, dan ketidakpastian ekonomi. Secara keseluruhan, emas berhasil mengungguli Bitcoin dengan margin yang signifikan: emas naik 37,4% hingga 64%, sementara Bitcoin hanya naik 18,7% atau bahkan turun 30% dari puncaknya di Oktober.

Di sisi lain, kripto mengalami tahun yang menantang. Bitcoin, yang sering disebut sebagai “emas digital”, justru menjadi aset terlemah dengan kenaikan hanya 6% atau bahkan negatif -9,54% sepanjang tahun. Ethereum juga turun -13,76%. Faktor utama adalah volatilitas tinggi kripto, di mana Bitcoin anjlok lebih dari $30.000 dalam beberapa bulan setelah kegagalan breakout. Sementara itu, aset seperti perak bahkan lebih impresif dengan kenaikan 142,55% hingga 151%, menjadikannya pemenang utama di antara komoditas.

Mengapa emas unggul? Emas dianggap sebagai “safe haven” di tengah ketidakstabilan geopolitik dan inflasi. Bank sentral global memegang lebih banyak emas, yang mendukung harganya. Sebaliknya, kripto terkena dampak regulasi yang lebih ketat, fluktuasi sentimen pasar, dan kegagalan sektor tertentu seperti ETF berbasis kripto yang merosot hingga -49%.

Data ini menunjukkan bagaimana aset tradisional seperti emas dan perak mendominasi, sementara kripto tertinggal.

Faktor Pendorong Dominasi Emas di 2025

Beberapa elemen kunci membuat emas bersinar:

– Pembelian Bank Sentral: Bank sentral membeli emas dalam jumlah besar, mendorong harganya naik terus-menerus.

– Ketidakpastian Ekonomi: Kekhawatiran perdagangan dan inflasi membuat investor beralih ke aset aman.

– Volatilitas Kripto: Bitcoin mengalami koreksi besar setelah kegagalan breakout, sementara emas tetap stabil.

– Tren Makro: Dolar AS melemah 10%, yang mendukung komoditas seperti emas.

Di platform X (sebelumnya Twitter), banyak analis setuju bahwa emas dan perak menjadi “trade of the year”, sementara kripto seperti Bitcoin dan Ethereum tertinggal.

Proyeksi untuk 2026: Apakah Emas Tetap Unggul?

Memasuki 2026, prediksi bervariasi. Beberapa analis memperkirakan Bitcoin akan bangkit dan mengungguli emas, dengan alasan utama:

– Pemotongan Suku Bunga Fed: Pemotongan suku bunga diharapkan mendorong harga Bitcoin naik, karena aset berisiko seperti kripto menjadi lebih menarik.

– Harga Bitcoin yang Menarik: Saat ini, Bitcoin dianggap undervalued, dengan potensi outperform saham dan emas.

– Polymarket Prediksi: Peluang Bitcoin mengungguli emas di 2026 mencapai 59%, menunjukkan kepercayaan trader.

Di sisi lain, emas diproyeksikan tetap kuat. Harga emas diperkirakan berada antara $4.000 hingga $5.000 per ounce, didukung oleh pelemahan dolar AS yang berkelanjutan dan tren de-dolarisasi. Bitcoin dan emas bahkan mulai naik bersama awal 2026, didorong oleh kejutan kebijakan seperti dari pemerintahan Trump.

Namun, risiko tetap ada. Bitcoin sedang konsolidasi di kisaran $80.000–$94.000, dengan potensi turun ke $74.000 jika breakdown. Sementara itu, emas bisa mendapat momentum baru dari pemotongan suku bunga. Prediksi dari analis seperti Ben Cowen menyoroti potensi top Bitcoin, tapi juga peluang rebound.

Di X, diskusi menunjukkan perpecahan: beberapa melihat XRP bisa mengungguli emas dan perak di 2026 berdasarkan prediksi IQ tinggi, sementara yang lain fokus pada konsolidasi Bitcoin vs momentum emas.

Diversifikasi Adalah Kunci

Tahun 2025 membuktikan bahwa emas bisa mengalahkan kripto dalam kondisi ketidakpastian. Namun, di 2026, kripto seperti Bitcoin berpotensi balik unggul berkat stimulus ekonomi dan inovasi. Investor disarankan diversifikasi portofolio, mempertimbangkan risiko volatilitas kripto versus stabilitas emas. Pantau perkembangan suku bunga Fed dan geopolitik untuk keputusan terbaik. Tren ini mengingatkan bahwa tidak ada aset yang selalu menang—semuanya bergantung pada konteks pasar.