AGREGASI BERITA

RAMADHAN, SYARIATNYA MENUJU KETAKWAAN

📰 Sumber: Sumber Asli • Februari 12, 2026

Oleh : Dr. KH. Endang Madali, S.H.I., M.A. Akademisi dan Praktisi Hukum (Advokat). Ramadhan, Ajang Latihan Berkonsisten Ramadhan merupakan ajang latihan berkonsisten dalam beribadah, yaitu meliputi: Ramadhan sebagai Latihan, bukan Sekadar Rutinitas Kata “latihan” menandakan bahwa Ramadhan bukan tujuan akhir, melainkan madrasah jiwa. Ia seperti tanah yang digemburkan agar akar iman dapat menancap lebih dalam. Puasa, salat, tilawah, dan sedekah bukan sekadar kewajiban musiman, melainkan alat pembentuk watak batin. Dengan demikian, Ramadhan merupakan ruang sunyi di mana manusia dilatih mengendalikan diri, menunda keinginan, dan mengasah kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam setiap tarikan napas. Sehingga jiwa dan raga menyatu dalam keimanan dan keislaman. Konsistensi: Jiwa dari Ibadah Konsistensi adalah tanda kejujuran jiwa. Ia bukan ledakan semangat sesaat, melainkan kesetiaan kecil yang diulang setiap hari, meski tanpa sorak, tanpa pujian, ataupun tanpa sorotan. Sehingga ibadah yang konsisten ibarat “tetes air” yang perlahan...

🔗 Baca Artikel Asli

Konten ini merupakan ringkasan. Untuk versi lengkap dan konteks penuh, silakan kunjungi sumber aslinya.

Sumber Asli Tidak Tersedia
Konten ini merupakan hasil kurasi dan ringkasan otomatis. Hak cipta sepenuhnya milik penerbit asli.