Jakarta-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, melakukan kunjungan kerja bersama Komisi I DPR RI ke Lanud Roesmin Nurjadin. Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan pertahanan udara nasional sekaligus memperkuat peran strategis TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangannya, Budisatrio yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap sektor pertahanan, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi militer yang terus berkembang.

“Beberapa hari lalu saya memimpin kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau. Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pertahanan udara serta penguatan peran strategis TNI AU dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa perkembangan teknologi militer yang semakin cepat menuntut kesiapan yang tidak hanya bertumpu pada alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga kualitas sumber daya manusia serta kemampuan adaptasi terhadap sistem persenjataan modern.

“Dalam dinamika perkembangan teknologi militer yang semakin cepat, kesiapan sumber daya manusia, adaptasi terhadap sistem persenjataan dan taktik perang modern, serta penguatan kapasitas operasional menjadi faktor kunci pertahanan negara,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Komisi I DPR RI turut meninjau langsung salah satu kekuatan utama TNI AU, yakni pesawat tempur Dassault Rafale yang menjadi bagian dari modernisasi alutsista nasional.

Budisatrio yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AU atas sambutan dan keterbukaan dalam mendukung fungsi pengawasan parlemen.

“Terima kasih kepada Komandan Lanud Marsekal Pertama TNI Abdul Haris beserta seluruh jajaran atas sambutannya yang sangat hangat dan telah memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung pesawat Dassault Rafale, pesawat tempur terbaru dan tercanggih TNI AU. Swa Bhuwana Paksa,” tutupnya.