Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan keinginannya agar suara partainya tidak kalah kencang dari Partai Gerindra pada Pemilu 2029 mendatang. Pernyataan ini disampaikan AHY dengan nada ringan namun tegas dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
“Pak Menlu Sugiono (yang juga Sekjen Gerindra), mudah-mudahan 2029 suaranya lebih kencang di sini, Pak. Walaupun pasti Gerindra kencang sekali, tapi jangan sampai suara Demokrat tidak terlalu kencang begitu 2029,” kata AHY sambil tersenyum, seperti dikutip Kompas.com.
AHY menyampaikan hal itu langsung di hadapan Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Partai Gerindra. Acara tersebut turut dihadiri Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua DPR RI Puan Maharani, serta sejumlah duta besar negara sahabat.
Target Demokrat 2029 Pernyataan AHY ini mencerminkan ambisi Demokrat untuk bangkit dan bersaing lebih ketat di pemilu mendatang. Pada Pemilu 2024 lalu, Demokrat berada di peringkat ketujuh dengan perolehan suara yang lebih rendah dibandingkan Gerindra yang berhasil meraih 20.071.708 suara atau 13,22 persen.
Gerindra saat ini memang sedang berada di posisi kuat sebagai partai penguasa utama di pemerintahan Prabowo-Gibran. AHY ingin memastikan Demokrat tidak tertinggal jauh dan tetap menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.
Semangat Bangkit Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR RI. Ia menegaskan bahwa Demokrat akan terus bekerja keras membangun mesin partai dan menarik simpati masyarakat, terutama generasi muda.
Acara buka puasa ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyemangat internal Demokrat menjelang persiapan Pemilu 2029 yang masih jauh, tapi sudah mulai dipersiapkan sejak dini.
Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari Gerindra atas pernyataan AHY. Namun, pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan di kalangan politisi dan pengamat politik.





