Mekkah-Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mengimbau jemaah haji Indonesia untuk disiplin mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Imbauan tersebut disampaikan Danang saat melepas keberangkatan jemaah menuju Arafah di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Jalan Sektor 5 Raudhah, Makkah, Jumat (22/5/2026).
“Kami sebagai tim pengawas mengimbau seluruh komponen, termasuk jemaah sendiri, agar mengikuti segala arahan dari ketua rombongan, ketua regu, ketua kloter, maupun petugas haji Indonesia,” kata Danang.
Menurut Danang, fase Armuzna merupakan tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji karena seluruh aktivitas jemaah harus mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
“Di Armuzna ini kita mengikuti segala peraturan dari pemerintah Saudi Arabia, sehingga perlu integrasi yang baik antara PPIH dan pemerintah,” ujarnya.
Danang menjelaskan bahwa kepatuhan jemaah menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara yang bergerak secara bersamaan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Ia juga mengapresiasi proses keberangkatan jemaah di sektor lima yang dinilai berjalan cukup baik meskipun sempat terjadi kepadatan lalu lintas dan antrean armada bus.
“Alhamdulillah para jemaah bisa terangkut dari pagi sampai siang ini, walaupun memang ada gesekan dan kepadatan di dalam bus,” katanya.
Meski demikian, Timwas Haji DPR RI tetap mencatat perlunya peningkatan kenyamanan armada transportasi pada musim haji mendatang agar perjalanan jemaah menuju Armuzna dapat berlangsung lebih aman dan manusiawi.
Danang berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian puncak ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
“Dengan kondisi apa pun, saya harap semuanya bisa nyaman, selamat, dan sukses mengikuti ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” tutup Anggota Komisi Transportasi DPR RI itu.





